Kabar duka kembali menyelimuti dunia pendidikan kita.Kasus tewasnya Timothy Anugrah Saputra(22),mahasiswa Universitas Udayana,pada Oktober 2025.Setelah jatuh dari lantai 4 Kampus tersebut.Timothy diduga menjadi korban perundungan(baik secara langsung maupun cyber bullying) oleh sesama mahasiswa di kampus tersebut ,yang diperparah adanya percakapan di media sosial yang menertawakan tragedi ini.
Kasus ini memicu kemarahan publik karena beredarnya percakapan di WhatsApp yang berisi ejekan kejam dan tidak manusiawi setelah kematian Timothy yang dilakukan oleh sesama mahasiswa di kampus tersebut.Menanggapi kasus tersebut Universitas Udayana menjatuhi sanksi berupa nilai buruk kepada mahasiswa yang terlibat dalam kasus ini,dan juga membentuk satgas untuk menyelidiki kasus ini.
*JAKARTA, KOMPAS.com*-
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa Timothy menjadi peringatan keras bahwa kekerasan dan perundungan di dunia pendidikan masih terus terjadi.
Dunia pendidikan harus melakukan introspeksi dan reformasi budaya kampus agar kekerasan dalam bentuk apa pun tidak lagi terjadi.
“Kami tidak ingin tragedi ini berlalu tanpa makna. Ini saatnya seluruh perguruan tinggi melakukan introspeksi dan reformasi budaya kampus. Pendidikan sejati hanya bisa tumbuh dalam lingkungan yang aman, inklusif, dan manusiawi,” ujar Hetifah Minggu (19/10/2025).
Berikut adalah cara yang dapat dilakukan untuk mencegah remaja dari cyberbullying:
Edukasi etika digital:pahami bahwa interaksi di dunia maya,diperlukan sikap sopan dan beretika sehingga kemungkinan terjadinya cyberbullying bisa dicegah.
Atur Privasi media sosial:aktifkan fitur privasi,batasi siapa saja yang bisa melihat postingan,dan filter komentar mana yang baik dan mana yang buruk,jangan mudah terpancing komentar buruk.
Berhati hati dalam memposting:hindari memposting foto/video yang nantinya bisa menimbulkan komentar negatif,dan untuk menghindari adanya niat buruk dari seseorang.
Mengelola waktu ketika menggunakan media sosial:kelola tontonan dengan baik,dengan menonton postingan yang bermanfaat sehingga waktu yang kita gunakan untuk bermain handphone menjadi bermutu,selalu hindari postingan yang berbau negatif,dan juga jangan pernah mudah percaya dengan postingan hoax.
Sigap melaporkan cyber bullying: jika terjadi cyberbullying segera tangkap layar(screenshot) sebagai bahan bukti,lalu segera laporkan cyberbullying.
Siap melapor ke orang tua:jika merasa telah mengalami cyberbullying,cepat melaporkan masalah kepada orang tua atau guru,agar cyberbullying cepat teratasi dan masalah selesai jangan pernah takut untuk melapor.
Kesimpulan:
Di dunia yang kita rasa aman,nyatanya masih banyak orang orang yang merasa tak nyaman,jangan pernah anggap remeh cyberbullying dan perundungan,baik dalam bentuk apapun karena perundungan akan membawa dampak yang buruk dalam lingkungan sosial.
Sudah saatnya kita memperkuat rasa persatuan dari dalam diri kita,agar kita bisa bersatu bersama sama dalam mencegah cyberbullying,karena satu orang merasa aman dari cyberbullying kita juga pasti akan nyaman dalam menggunakan media sosial.